senyum

senyum adalah .

fight

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

strong

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

charm

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

smart

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 03 Desember 2010

the sweetest friendship that i've ever had :)

oleh my lovely friend Nur Fitri Ratnasari pada 03 Desember 2010 jam 13:04
begitu banyak kenangan kita, takan  terhitung  pake jari walau jari kita disatukan jumlahnya, apalagi pake jari miraz walau 11.haha (piss)

adit, bubu, cessa, mimir, djikir, cheot, nurul, tera, tipan, emon.

begitulah panggilan kami di sekolah tercinta (SMA 6 )
geng yang ribut wae kerjaanya ..mau tanya nih emang kita geng ya ????
haha kita mah sahabat lebih tepatnya kita mah saudara J

tiga tahun ga kerasa gening ya ?
dimulai dari kereta tercinta

disatukan oleh kereta, kisah yang lumayan unik kalo dibuat novel
haha sayang gabisa dan kayanya g ad yg mau beli kecuali kita sendiri

TRAGEDI KERETA

rame bangetlah kalo diinget, banyak pisan
mulai dari ngerjain PR dikereta, nyontek sana-sini
rebutan tempat duduk, ah tapi skrang lebih asyik berdiri kalo ga duduk dibwah
si bubu yang suka mainin bondu cessa ampe si cessanya nangis haha dan yg lain cuma ngetawain

ada yang ketinggalan keretalah, udah ngejar-ngejar tetep aja telat
yang lain malah ngetawain sambil dadah dadah
dam yang paling sering telat tuh si nurul hehe

hari jumat paling irit dulu, kita rame2 lari2 ngejar kereta 11.15
ga beli karcis lagi da lewat dipo, jadi cuman bayar 2000 kadang 1000
haha ada yang pake KTB expired
ada yang sembunyi di WC

Kamis, 02 Desember 2010

PULAU TIDUNG

Pulau Tidung adalah pusat Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. Pulau ini dihuni oleh lebih dari 3 ribu kepala keluarga. Sebagian besar penduduknya nelayan.Pulau Tidung yang belakangan disebut oleh para backpacker dan komunitas back packer Indonesia sebagai New Paradise merupakan pulau terbesar diantara gugusan pulau di Kepulauan Seribu. Pulau ini sudah didiami penduduk sejak zaman penjajah Belanda. Dalam buku Sejarah Djakarta, (saya lupa pengarangnya, karena buku ini saya baca ketika duduk di bangku sekolah dasar, saya menemukan buku saku ini di laci kerja bapak), disebutkan bahwa ketika Fatahillah menyerbu Malaka, beliau dan pasukannya memanfaatkan pulau-pulau yang ada di Teluk Jakarta sebagai tempat mengatur strategi. Salah satu pulau itu diberi nama Pulau Tidung, artinya pulau tempat berlindung.

Di sebelah timur pulau ini terdapat Pulau Tidung Kecil. Kini kedua pulau ini tersambung oleh sebuah jembatan kayu yang sangat indah. Kita bisa menyusuri jembatan itu sambil melihat ke bawah laut yang bening dengan pemandangan karang-karang dan ikan yang beraneka warna. Panjang jembatan sekitar 2 kilometer. Di sekitar jembatan terdapat beberapa kerambah ikan milik nelayan setempat.

Meskipun bukan pulau wisata, tetapi pulau ini sangat nyaman untuk dijadikan tempat rekreasi bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana pulau dengan biaya murah. Air lautnya yang bening dan hamparan pasir putih di tepi pantainya sangat indah untuk dinikmati. Belum lagi pesona sunrise dan sunset yang indah setiap harinya. Maka tidak heran jika para backpacker menyebut pulau ini sebagai surga baru atau new paradise bagi komunitas pecinta wisata di tanah air.

Berenang dan mancing di Pulau ini sangat menyenangkan. Pengunjung bisa mancing di dermaga atau di jembatan atau menyewa kapal nelayan. Begitu juga berenang. Kegiatan diving dan snorkling juga oke. Apalagi sekarang sudah banyak tersedia penyewaan peralatan snorkling dan diving plus guide dan kapal kecilnya.

Untuk penginapan jangan khawatir. Ada banyak tempat penginapan di sini. Apalagi dalam satu tahun terakhir, pembangunan penginapan-penginapan baru terus dilakukan oleh penduduk untuk mengantisipasi jumlah pengunjung yang terus meningkat setiap minggunya. Kalau pun penginapan yang ada penuh, kita bisa kok menumpang di rumah salah satu penduduk. Umumnya mereka wellcome kepada para tamu. Kalau mau cari makan juga bisa beli di warung makan. Ada nasi, bakso, mie ayam dan lain-lain. Kita juga bisa pesan katering di rumah penduduk. Mereka pasti mau menerima katering yang kita pesan. Soal harga, gak mahal, kok. Hanya 15-17ribu untuk sekali makan.

Untuk mencapai pulau ini, kita bisa mendatanginya lewat Pelabuhan Muara Angke Jakarta atau dari Pelabuhan Muara Cituis (Rawasaban) Tangerang. Ke Pelabuhan Muara Angke, kita bisa naik angkot dari Grogol atau Kopami dari Beos, Kota. Sedangkan kalau lewat Tangerang, kita bisa naik mobil colt dari Terminal Pasar Baru.